Persiapan Bahan MPASI
July 13, 2017
BabyQ Traveling Story 2: Tips traveling dengan pesawat
July 14, 2017
Show all

Pemberian Keju saat MPASI

Keju merupakan susu yang dipadatkan, maka kandungan gizinya sebenarnya mirip dengan susu. Ia mengandung protein, mineral, kalsium, vitamin A, vitamin D , vitamin B12 serta lemak.
Kelebihan keju dibandingkan dengan susu terletak pada jumlah kalori yang dikandungnya. Setiap 100 gram keju bisa mengandung 326 kalori, atau sekitar 5 kali lipat yang dimiliki oleh susu.

Nah, untuk anak yang sedang dalam masa pertumbuhan, kalori dan protein yang terkandung dalam keju sangat baik untuk kecerdasan dan tumbuh kembangnya. Keju pun dinilai oleh para ahli gizi sangat baik untuk pertumbuhan gigi dan tulang anak.

 

Umur Berapa Bayi Boleh Makan Keju?

Pedoman untuk pengenalan keju bervariasi dari satu bagian dunia yang lain. Di Inggris misalnya, keju biasanya disertakan dalam Mpasi bayi mulai usia 6 bulan. Pedoman di AS, lebih konservatif, beberapa sumber menyarankan menunggu sampai 8-9 bulan untuk memperkenalkan keju. Beberapa sumber lain bahkan menyarankan untuk menunggu hingga umur setahun.

 

Apa Kekurangan Keju?

Kekurangan keju terletak pada kadar garam yang terkandung di dalamnya. Konsumsi garam yg terlalu tinggi dapat memperberat kerja ginjal bayi.

Lalu, Bolehkah Memberikan Keju kepada Bayi?

Jika ingin memberikan keju pada bayi, pilihlah keju dengan kadar garam yang lebih rendah. Keju muda seperti belcube dan kiri memiliki kadar garam yg rendah namun harganya juga cukup mahal. Keju cheddar yg harganya lebih terjangkau jg boleh dipakai dalam mpasi. berdasarkan rekomendasi panduan mpasi, merk keju cheddar di pasaran yg rendah garam yaitu diamond atau prochiz.
Jadi keputusan boleh memberi keju untuk mpasi pada umur berapa dikembalikan lagi kepada masing2 ibu yaa moms 😊 kalau saya pribadi menganut yg sdh boleh diberikan keju di atas 6 bulan, asal tidak sering(tidak setiap hari) dan porsi nya jg tidak banyak ☺

Sumber:
http://www.makananbayi-sehat.com
htyp://tipsbayi.com

1 Comment

  1. makasih admin artikelnya sangat membantu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.